Wednesday, 24 August 2011


Persoalan Makhluk Sebelum Adam dan Dinosaur




 Penciptaan Adam
Setelah Allah SWT. menciptakan bumi, langit, dan malaikat, Allah berkehendak untuk menciptakan makhluk lain yang nantinya akan dipercaya menghuni, mengisi, serta memelihara bumi tempat tinggalnya. Saat Allah memberitahu para malaikat akan kehendak-Nya untuk menciptakan manusia, mereka khuatir makhluk tersebut nantinya akan membangkang terhadap ketentuan-Nya dan melakukan kerusakan di muka bumi. Berkatalah para malaikat kepada Allah:

“Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerosakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?"                          (Al-Baqarah : 30)



Allah kemudian berfirman untuk menghilangkan keraguan para malaikat-Nya:
“Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."                   (Al-Baqarah : 30)



Lalu diciptakanlah Adam oleh Allah dari segumpal tanah liat yang kering dan lumpur hitam yang dibentuk sedemikian rupa. Setelah disempurnakan bentuknya, maka ditiupkanlah roh ke dalamnya sehingga ia dapat bergerak dan menjadi manusia yang sempurna. Awalnya Nabi Adam a.s. ditempatkan di syurga, tetapi terkena tipu daya iblis kemudian diturunkan ke bumi bersama istrinya kerana mengingkari ketentuan Allah.

Adam diturunkan dibumi bukan karena mengingkari ketentuan, melainkan dari sejak akan diciptakan, Allah sudah menunjuk Adam sebagai khalifah di muka bumi. jadi meskipun tidak melanggar ketentuan (Allah) adam akan tetap diturunkan kebumi sebagai khalifah pertama.
Adam merupakan nabi dan juga manusia pertama yang bergelar khalifah Allah yang dimuliakan dan ditinggikan derajatnya. Ia diutus untuk memperingatkan anak cucunya agar menyembah Allah. Di antara sekian banyak anak cucunya, ada yang taat dan ada pula yang membangkang.





 Persoalan Makhluk Sebelum Adam
Menurut syariat Islam, manusia tidak diciptakan dibumi, tapi manusia dijadikan khalifah (pengganti/penerus) di bumi, sebagai makhluk pengganti yang tentunya ada makhluk lain yang di ganti, dengan kata lain adalah Adam 'bukanlah Makhluk Pertama' dibumi, tetapi ia adalah 'Manusia Pertama' dalam ajaran Agama Samawi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk yang telah membuat kerusakan dan menumpahkan darah dibumi.

Sebelum kehadiran manusia telah banyak umat yang terdiri malaikat, jin, haiwan, tumbuhan dan sebagainya, kerana dalam Al-Qur'an ciptaan Allah disebut juga dengan kata umat. Sesuai dengan salah satu surah Al An'aam 32, yang berbunyi:



“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.”                   (Al An'aam : 32)



 Arkeologi
Dari ayat Al-Baqarah 30, banyak mengundang pertanyaan, siapakah makhluk yang berbuat kerosakan yang dimaksud oleh malaikat pada ayat di atas. Dalam kajian Arkeologi, berdasarkan fosil yang ditemukan, memang ada makhluk lain sebelum manusia. Mereka nyaris seperti manusia, tetapi memilki karakteristik yang sangat primitif dan tidak berbudaya.
Volume otak mereka lebih kecil dari manusia, oleh kerana itu, kemampuan mereka berbicara sangat terbatas karena tidak banyak suara vowel yang mampu mereka bunyikan. Kelompok makhluk ini kemudian dinamakan oleh para arkeolog sebagai Neanderthal.
Sebagai contoh Pithecanthropus Erectus memiliki volume otak sekitar 900 cc, sementara Homo sapiens memiliki volume otak diatas 1000 cc (otak kera maksimal sebesar 600 cc). Maka dari itu bisa diambil kesimpulan bahwa semenjak 20,000 tahun yang lalu, telah ada susuk makhluk yang memiliki kemampuan akal yang mendekati kemampuan berfikir manusia pada zaman sebelum kedatangan Adam.



Penafsir Al-Qur'an dan Hadis
Surah Al Hijr ayat 27 menjelaskan tentang makhluk sebelum manusia adalah bangsa Jin:
“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.”       (Al Hijr : 27)









Mengenai penciptaan Adam sebagai khalifah di muka bumi diungkapkan dalam Al-Qur'an:
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya.”                       (Al-Baqarah : 30)

Nama makhluk yang diungkapkan para ahli arkeologi diatas kemudian dikaitkan pada pendapat para ahli mufassirin. Salah satu diantaranya adalah Ibnu Jazir, dalam kitab tafsir Ibnu Katsir mengatakan: "Yang dimaksud dengan makhluk sebelum Adam diciptakan adalah Al-Jan yang suka berbuat kerusakan."

Menurut salah seorang perawi hadis yang bernama Thawus al-Yamani, salah satu penghuni sekaligus penguasa/pemimpin di muka bumi adalah dari golongan jin. Ada juga yang mengatakan bahwa telah ada 3 umat yang utama sebelum Adam. Dua diantaranya dari bangsa jin, sedangkan kaum yang ketiga adalah dari golongan yang berbeza dari jin, kerana mereka ini berdarah dan berdaging.

 Persoalan Makhluk Dinosaur
Kalau benar dinosaur wujud, kenapa fosilnya hanya dijumpai di sesetengah tempat? contohnya, negara-negara eropah? kenapa fosil-fosil itu sahaja yang bertahan? kenapa yang lain semua dah jadi petroleum? Banyak kemuyskilan mengenai kewujudan dinosaur. Haiwan prasejarah mungkin wujud, namun dinosaur belum tentu.

Semasa beberapa orang sahabat ke Petrosains, penjelasan mengapa ada dinasour yang menjadi petroleum atau bahan mentah kepada kita sekarang ialah kerana dinasour itu mendiami kawasan-kawasan tanah rendah. Apabila tanah rendah itu mula ditenggelami air, bangkai/tulang dinasour ini telah menjadi mendap. Tekanan yang disebabkan oleh paras air yang tinggi menyebabkan tulang/fosil dinasour ini menjadi petroleum.

Secara umumnya, ramai orang mengetahui tentang dinosaur pengikut fakta-fakta yang dijelaskan oleh sains dan bukti-bukti fosil yang telah dijumpai. Tetapi adakah terdapat cerita tentang dinosaur ini di dalam Al-Quran ataupun kitab-kitab suci yang lain? Dari penjelasan dalam islam, tidak banyak yang kita ketahui tentang dinosaur ini. Adakah ia hidup sebelum zaman Nabi Adam a.s. atau ia hidup semasa zaman nabi tersebut? Inilah kemusykilan yang kerap kali bermain dikalangan ahli sains 
moden.




 Dinosaur Hidup Sebelum Zaman Nabi Adam
“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.”           (Al An'aam : 32)

Haiwan prasejarah diyakini wujud seperti persoalan bagaimana malaikat tahu bahawa hamba Allah yang bakal dicipta nanti (Adam dan keturunannya) akan membuat ‘kerosakan’ dan ‘menumpah darah’ (berperang). Ini membuktikan sudah ada kehidupan makhluk lain sebelum manusia yang telah diturunkan syariat Islam. Cuma bezanya makhluk sebelum Adam berbeza dari segi jasad dan kemampuan intelektual.

Jika difikirkan secara logik akal, adalah mustahil untuk manusia hidup bersama-sama dinosaur yang telah menghuni di muka bumi ini selama berjuta-juta tahun. Kalau dikaitkan dengan sejarah manusia yang telah tercatat di dalam Al-Quran dan juga melalui kajian saintifik manusia, manusia tidak mungkin dapat hidup pada zaman dinosaur. Mana mungkin manusia dapat bercucuk tanam seperti yang dilakukan oleh Anak Nabi Adam, Qabil dan mengembala binatang ternak oleh Habil.
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”.            (Al-Baqarah : 30)



Seperti yang tertulis di dalam al-Quran, Allah telah menciptakan bumi dengan kefungsian yang lengkap termasuklah berbagai jenis binatang dan Nabi Adam diciptakan selepas penciptaan bumi.
“Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi; dan (pada) pertukaran malam dan siang; dan (pada) kapal-kapal yang belayar di laut dengan membawa benda-benda yang bermanfaat kepada manusia; demikian juga (pada) air hujan yang Allah turunkan dari langit lalu Allah hidupkan dengannya tumbuh-tumbuhan di bumi sesudah matinya, serta Ia biakkan padanya dari berbagai-bagai jenis binatang; demikian juga (pada) peredaran angin dan awan yang tunduk (kepada kuasa Allah) terapung-apung di antara langit dengan bumi; sesungguhnya (pada semuanya itu) ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan Allah kekuasaanNya, kebijaksanaanNya, dan keluasan rahmatNya) bagi kaum yang (mahu) menggunakan akal fikiran.”             (Al-Baqarah : 164)

“Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung di bumi (permukaan) supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang-biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.”           (Luqman : 10).

Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahawa setelah penciptaan bumi, juga dikembangbiakkan binatang-binatang. dan ini seharusnya adalah binatang-binatang prasejarah dan juga binatang- binatang yang kita lihat saat ini.

 Hidup Semasa Zaman Nabi Adam
Ada sesetengah pendapat mengatakan dinosaur itu ibarat ayam, itik dan haiwan biasa bagi Nabi Adam sebab Nabi Adam diriwayatkan sebagai bertubuh sangat besar dan tinggi.
“Dialah yang menciptakan langit dan bumi; Ia menjadikan bagi kamu pasangan-pasangan dari jenis kamu sendiri, dan menjadikan dari jenis binatang-binatang ternak pasangan-pasangan (bagi binatang-binatang itu); dengan jalan yang demikian dikembangkan-Nya (zuriat keturunan) kamu semua. Tiada sesuatupun yang sebanding dengan (Zat-Nya, sifat-sifat-Nya dan pentadbiran)-Nya, dan Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”               (Asy-Syura : 11)

Menurut hadits Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Adam memiliki postur badan dengan ketinggian 60 hasta (kurang lebih 27,432 meter). Hadits mengenai ini pula ditemukan dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Ahmad, namun dalam sanad yang berbeza.”
“Hadis Abu Hurairah r.a katanya: “Rasulullah s.a.w pernah bersabda: Allah telah menjadikan Nabi Adam setinggi enam puluh hasta. Setelah menciptakannya Allah berfirman: Pergi dan berikan salam kepada kumpulan itu. Mereka adalah sekumpulan Malaikat yang sedang duduk, maka dengarlah jawapan mereka kepadamu kerana salam itu adalah salam penghormatan untukmu dan keturunanmu. Maka Nabi Adam pergi dan mengucapkan: السَّÙ„َامُ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ Mereka menjawab: السَّÙ„َامُ عَÙ„َÙŠْÙƒَ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللَّÙ‡ِ Mereka menambahkan ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللَّÙ‡ِ Maka rupa bentuk setiap manusia yang akan memasuki Syurga adalah seperti Nabi Adam. Ketinggiannya enam puluh hasta. Setelah Nabi Adam, rupa bentuk (ketinggian) manusia terus berkurang hingga sekarang.”

Sedangkan mengikut kajian saintifik yang telah di lakukan, mamalia seperti binatang ternak yang diternak oleh Habil seperti kambing tidak wujud lagi dan pokok-pokok yang hidup di zaman dinosaur tidak mungkin digunakan sebagai bercucuk tanam. Juga cerita tentang Qabil yang membunuh Habil, dan pada masa itu Qabil telah di tunjukkan oleh Allah SWT bagaimana burung gagak menanam burung gagak yang lain.

Jadi persoalannya di sini, wujudkah burung gagak di zaman dinosaur? Burung gagak sepatutnya hanya wujud semasa wujudnya mamalia-mamalia yang lain. Adakah yang dimaksudkan dengan burung gagak itu adalah sebetul-betulnya gagak kini? Atau adakah ia burung dari jenis zaman dinosaur juga yang menyerupai seekor gagak? Sedikit sebanyak memang dinosaur itu wujud kerana kita sudah melihat bukti fosil dan kajian saintifik dari segi sains. Tetapi kemusykilan tentang dinosaur dalam Islam masih banyak yang belum kita ketahui terutamanya dari segi kehidupan manusia pertama iaitu sejak zaman Nabi Adam a.s.



Kesimpulan
Dinosaur tidak disebut di dalam al-Quran secara tepat bukan bererti tidak penting tetapi itu adalah anugerah Allah untuk manusia supaya manusia mencari dan mengkaji masa lalu dan apa hubungannya degan kehidupan sekarang dan juga untuk masa depan . Bukankah itu salah satu tujuan Allah menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi .

PEDOMAN UNTUK SEMUA


Baca Al-Quran Walaupun Tak Faham.. Ada Fungsi Ke Baca??




Ini adalah satu kisah yang sangat menarik. Semoga dengan cerita ini hati anda akan terbuka tentang membaca Al-Quran. Kisah ini dipetik daripada kisah yang ditulis dalam Bahasa Inggeris. Mengapa Kita Membaca Al-Quran, sedangkan kita tidak memahami sepenuhnya apa yang di baca?.
Ada seorang Atuk tua tinggal bersama cucu lelakinya di sebuah bukit di pendalaman. Setiap pagi Atuk bangun awal pagi duduk di meja makan dan membaca Al-Quran. Cucunya ingin menjadi seperti Atuk dan meniru seberapa boleh akan bacaan yang dibaca oleh Atuknya.

Pada suatu hari cucunya bertanya, ‘Atuk! saya cuba membaca Al-Quran macam Atuk baca tapi saya tak faham pun, dan jika saya faham sekali pun saya akan lupa sebaik sahaja saya menutupinya. Apa bagusnya bila kita membaca Al-Quran?’ Sedang orang tua itu meletakkan arang batu ke dalam dapur pemanas badan, dengan perlahan dia menoleh kepada cucunya sambil berkata, ‘ Bawa guni arang batu ini ke sungai dan bawakan saya seguni air.’

Budak lelaki itu buat seperti apa yang disuruh, tetapi semua air itu membocor keluar sebelum dia sampai ke rumah. Orang tua itu ketawa dan berkata. ‘ Awak hendaklah berjalan lebih cepat untuk yang akan datang,’ dan meminta cucunya ke sungai bersama dengan guni arang batu untuk cuba sekali lagi. Kali ini budak lelaki itu berjalan lebih laju, sekali lagi guni itu kosong sebelum dia tiba ke rumah. Terlalu letih, dia memberitahu Atuknya bahawa mana mungkin untuk membawa air di dalam guni, dan dia pergi untuk mengambil baldi. Orang tua itu berkata, ‘ saya tidak mahu sebaldi air, saya mahu seguni air. Anda tidak cukup kuat mencubanya.’ dan dia menuju ke pintu melihat cucunya mencuba lagi.


Pada katika itu, budak lelaki itu sudah tahu bahawa tidak mungkin dapat membawa air di dalam guni hingga ke rumah, tetapi untuk tidak menunjukkan apa-apa reaksi kepada Atuknya dia berlari seberapa laju yang dia boleh, semua air yang di bawa masih membocor keluar sebelum dia sampai ke rumah. Budak lelaki itu sekali lagi pergi ke sungai dan berlari secepat mungkin dengan seguni air, tetapi apabila sampai kepada Atuknya, guni tersebut sekali lagi kosong. Meletihkan, katanya, tengok Atuk, tak guna!’ ‘ Jadi anda fikir ianya tidak berguna?’ Orang tua itu berkata,’ tengok guni itu.’

Budak lelaki itu melihat akan guni tersebut dan buat kali pertamanya dia sedar bahawa guni tersebut sudah berubah. Ia telah bertukar daripada guni lama yang kotor bekas arang batu menjadi begitu bersih, luar dan dalam.

‘Cucuku, itulah yang akan berlaku jika anda membaca Al-Quran. Anda mungkin tidak faham ataupun ingat kesemuanya, tetapi apabila anda membacanya, anda akan berubah dengan sedirinya, dalaman dan luaran. Itulah kurniaan Allah s.w.t. dalam kehidupan kita.’

Monday, 22 August 2011


Malam Lailatul Qadar – Lebih Baik Daripada Seribu Bulan


Assalamualaikum dan Salam Ramadhan.
Kini kita semua sudah berada di pertengahan bulan Ramadhan. Lebih kurang lagi 16 hari sahaja lagi untuk kita merebut ganjaran yang berlipat kali ganda di bulan Ramadhan ini. Mari semak Amalan di Bulan Ramadhanyang boleh kita lakukan untuk mencari Redha ALLAH.. InsyaAllah.
lailatulqadar Malam Lailatul Qadar   Lebih Baik Daripada Seribu Bulan
CEQ ingin berkongsi dengan pembaca-pembaca blog.hariz tentang Malam Lailatul – Qadar Lebih Baik Daripada Seribu Bulan. Sebenarnya entri ini telah dilepaskan pada 1 September 2010 dan diedit semula untuk “refresh” pengetahuan kita tentang Malam Lailatul Qadar.. Wahai muslimin dan muslimat sekalian, rebutlah pahala di sepuluh malam yang terakhir ini sesungguhnya di sepuluh malam yang terakhir ini. “Dimalam itu (Lailatul Qadr) malaikat dan ruh turun dengan izin Tuhan mereka …” (Al-Quran).
Malam Lailatul-Qadar sunat dicari, kerana malam ini merupakan suatu malam yang diberkati serta mempunyai kelebihan dan diperkenankan doa oleh Allah S.W.T. Malam Lailatul-Qadar adalah sebaik-baik malam mengatasi semua malam termasuk malam Jumaat.
Allah S.W.T. berfirman dalam Surah Al-Qadr 97: Ayat 3.
Maksudnya:
“Malam Lailatul – Qadar lebih baik daripada seribu bulan ” (Al Qadar : 1-5)
Ertinya menghidupkan Malam Lailatul-Qadar dengan mengerjakan ibadah adalah lebih baik daripada beribadah pada seribu bulan yang tidak ada Lailatul-Qadar seperti sabda Nabi s.a.w.:
Maksudnya:
“Sesiapa menghidupkan malam Lailatul-Qadar kerana beriman serta mencari pahala yang dijanjikan akan mendapat pengampunan daripada dosa-dosa yang telah lalu ” (HR. Bukhari (4/217) dan Muslim (759))
Diriwayatkan daripada Saiyidatina Aisyah r.a bahawa Rasulullah s.a.w. apabila tiba 10 hari terakhir bulan ramadhan, Baginda menghidupkan malam-malamnya dengan membangunkan isi rumah dan menjauhi daripada isteri-isterinya. Imam Ahmad dan Muslim meriwayatkan:
Maksudnya:
“Rasulullah s.a.w. berusaha sedaya upaya dalam malam-malam sepuluh akhir Ramadhan melebihi usahanya daripada malam-malam lain. ” (Muslim (1174)
Malam Lailatul-Qadar berlaku pada 10 akhir daripada malam ganjil bulan Ramadhan. Rasulullah s.a.w. bersabda:
Maksudnya:
“Carilah malam Lailatul-Qadar pada sepuluh akhir bulan Ramadhan dalam malam ganjil. ” (Bukhari (4/225) dan Muslim (1169))
Disunnahkan utk memperbanyak do’a pada malam tersebut.
Telah diriwayatkan dari Aisyah r.a. bertanya kepada Rasulullah, katanya, “Ya Rasulullah s.a.w. andainya aku mendapati malam Lailatul-Qadar, apakah doa yang patut aku bacakan? Rasulullah s.a.w. Bersabda :
“Ucapkanlah Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Mencintai orang yg meminta ampunan maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi (3760) Ibnu Majah (3850) dari ‘Aisyah sanad shahih)

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas R.A berkata: Rasulullah SAW bersabda:
“Lailatul qadar adalah malam tenteram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya matahari terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)
2. Cahaya mentari lemah, cerah tidak terik pada keesokan harinya
Dari Ubay bin Ka’ab RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar ” (HR Muslim)
1. Di pagi harinya, matahari terbit tidak memancarkan cahaya yang terik
, Rasulullah SAW bersabda:
Ertinya: “Matahari terbit pada harinya tidak mempunyai sinar”. Hadits riwayat Muslim, no. 1762.
2. Malam yang cerah, tidak panas tidak juga dingin, Rasulullah SAW bersabda:
Ertinya: “Sesungguhnya aku diperlihatkan lalilatul Qadar kemudian dilupakan dariku dan ia ada di sepuluh terakhir (dari bulan Ramadhan) dan ia adalah malam yang baik dan cerah, tidak panas dan tidak pula dingin, seakan-akan di dalamnya ada bulan purnama yang menerangi bintang-bintang, syaitan-syaitan tidak keluar sampai terbit fajar”. HR. Ibnu Khuzaimah, 3/330 dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam shahih Ibnu Khuzaimah, 3/330.
Ertinya: “Lailatul Qadar tidak panas tidak juga dingin matahari pagi harinya bersinar lemah kemerah-merahan”. HR. Ibnu Khuzaimah, 3/332 dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahih al-Jami’, no. 5351.
3. Malam yang terang, tidak panas, tidak sejuk, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor kepada syaitan)
, Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Sesungguhnya tanda lailatul qadar bahwasanya adalah malam yang bersih cerah, seakan-akan di dalamnya bulan terang tenang, tidak panas tidak juga dingin, dan tidak boleh bintang dijatuhkan di dalamnya sampai pagi, dan sesungguhnya tandanya adalah matahari pagi harinya terbit sejajar tidak mempunyai sinar seperti bulan pada malam purnama dan tidak halal bagi syaitan untuk keluar bersamaan dengannya pada malam itu”. HR. Ahmad, no. 22765.
Hendaknya memperbanyak membaca doa pada Lailatul Qadar:
Hal ini berdasarkan sebuah riwayat dari Aisyah RA beliau bertanya kepada Rasulullah SAW:
“Wahai Rasulullah, jika aku mahu berjumpa akan lailatul qadar, apakah yang aku baca?”, beliau bersabda: “Hendaknya kamu mengucapkan:
Ertinya: “Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf (dari kesalahan), mencintai maaf, maka maafkanlah aku (dari kesalahan-kesalahanku)”. HR Ibnu Majah, no. 3982.
4.Orang yang beribadat pada malam tersebut merasakan lazatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Allah tidak seperti malam-malam lainnya.

Formula Malam Lailatul Qadar

Menurut Formula Malam Lailatul Qadar oleh Imam Ghazali
Jika Awal Ramadhan (1 Ramadhan) jatuh pada hari :
[1] Ahad @ Rabu – Malam Lailatul Qadar dijangka berlaku pada malam ke-29 Ramadhan;
[2] Isnin – Malam Lailatul Qadar dijangka berlaku pada malam ke-21 Ramadhan;
[3] Selasa @Jumaat – Malam Lailatul Qadar dijangka berlaku pada malam ke-27 Ramadhan;
[4] Khamis – Malam Lailatul Qadar dijangka berlaku pada malam ke-25
[5] Sabtu – Malam Lailatul Qadar dijangka berlaku pada malam ke-23
Wallahulam bissawab…  Marilah kita merebutlah 10 malam terakhir ramadhan.. Sesungguhnya belum tentu ada untuk kita ramadhan yang akan datang..

Incoming search terms:

Posted on 17 August '11 by , under Islam.

Anda Mungkin Meminati

Sunday, 21 August 2011

INFO KESIHATAN




Kebaikan Buah dan Sayur Ungu

Bila bercakap tentang amalan pemakanan sihat, jangan lupa untuk memasukkan buah-buahan dan sayur-sayuran berwarna ungu dalam diet anda. Sebabnya buah-buahan dan sayur-sayuran tersebut mengandungi antosianin, ia-itu pigmen asli berwarna merah, biru dan ungu. Menurut J. Scott Smith, profesor kimia makanan dari Kansas State University, antosianin adalah baik untuk kesihatan kerana ia adalah antioksidan yang kuat dan boleh meningkatkan fungsi sistem imun, mengekalkan kesihatan dan mengelakkan penyakit.
"Kini antioksidan menjadi bualan ramai," kata Smith lagi. "Semua orang berminat dengan antioksidan kerana ia dipercayai baik untuk kesihatan."

Antosianin lebih lazim didapati dari buah-buahan berbanding sayur-sayuran, kata Smith, memerhatikan warna merah pekat dan ungu pada kulit epal dan anggur. Disebabkan antosianin sensitif kepada pH, ia akan kelihatan lebih merah atau biru bergantung kepada jenis makanan.

Antosianin biasa terdapat dalam buah beri; seperti blueberry, cranberry, raspberry, blackberry dan anggur merah (dan juga acaiberry, elderberry dan buah delima*).

"Itu sebablah mengapa orang berkata 'makan buah beri anda', kerana ia sangat baik untuk kesihatan," kata Smith.

Kata Smith lagi, ekstrak makanan yang mengandungi antosianin juga baik untuk kesihatan. Trend terkini industri makanan adalah menggunakan warna asli bagi menggantikan warna tiruan. Antosianin boleh diekstrak dari buah-buahan atau sayur-sayuran dan digunakan sebagai pewarna asli dalam makanan.

Wain merah diperbuat dari anggur, oleh itu ia juga mengandungi antosianin. Selain itu ia juga mengandungi resveratrol, sejenis antioksidan dan baik untuk kesihatan jantung.

Menurut Smith lagi, terdapat beberapa makanan ungu yang tidak begitu dikenali juga mengandungi antosianin. Sejak berkurun penduduk Amerika Selatan menanam jagung ungu. Terdapat juga bunga kubis ungu dan karot ungu.

Warna merah pekat dan ungu pada ubi bit bukan disebabkan oleh antosianin, kata Smith. Warna ungu pada ubi bit datangnya dari pigmen betalen, yang menggantikan antosianin dalam sesetengah pokok. Betalen juga adalah antioksidan yang baik untuk kesihatan.

Dipetik dari: HealthNewsDigest.com

Nota: * dipetik dari sumber lain.

Produk 4Life RioVida mengandungi antioksidan (antosianin, asid klorogenik, elagitanin, dan flavonoid) yang tertinggi dalam kategori pemakanan tambahan. Ia juga mengandungi transfer factor cecair. 

Lain-lain Artikel Kesihatan

Berapa Banyak Air Yang Perlu Diminum?
Ada orang kata jangan minum air banyak-banyak. Minum seteguk dua saja, ini petua untuk awet muda. Ada pendapat yang mengatakan kita perlu meminum 8 gelas sehari. Yang mana betul?... [Selanjutnya]

Hidup Sihat, Jantung Sihat
Sekiranya anda menyayangi jantung anda, berhentilah merokok dengan serta merta. Sekiranya anda tidak menyayangi jantung anda, sayangi jantung mereka yang berada di sekeliling anda. Sekiranya anda tidak sanggup berbuat demikian, fikirkan bahawa adakah wajar untuk mereka menyayangi anda?...  [Selanjutnya]

Radikal Bebas, Penyakit dan Penuaan
Kemajuan dalam bidang perubatan sejak se abad yang lalu telah meningkatkan jangka hayat manusia sebanyak 50%. Pembangunan sistem pembetungan yang maju, air bersih, antibiotik, vaksin dan kebersihan diri telah berjaya menghapus- kan kebanyakan penyakit berjangkit. Jangka hayat dapat dipanjangkan dan penyakit akut bukan lagi penyebab kematian utama... [Selanjutnya]

Friday, 12 August 2011

BERINGAT-INGAT HAA.........!!!!!


Perbualan Nabi Muhammad s.a.w Dengan Iblis La'natullah

 

slamat petang...

member aku bg cdgn untuk post pasal perbualan nabi & iblis...sambil2 korang lyn fesbuk..korang bley bc post nieh..
 

Telah diceritakan bahawa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat.

Bertanya Rasulullah s.a.w, "Siapakah kamu ini ?"
Orang tua itu menjawab, "Aku adalah iblis."
"Apa maksud kamu datang berjumpa aku ?"
Orang tua itu menjawab, "Allah menyuruhku datang kepadamu agar kau bertanyakan kepadaku."


Soalan Nabi s.a.w :
"Siapa yang mencahayakan muka engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."

Soalan Nabi s.a.w: :
"Apakah rahsia engkau kepada umatku?"
Jawab Iblis:
"Jika seorang Islam pergi buang air besar serta Tidak membaca doa pelindung syaitan, maka hamba gosok-gosokkan Najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sedari."

Soalan Nabi s.a.w :
"Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"
Jawab Iblis:
"Jika Umat Tuan hendak bersetubuh dengan isterinya Serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah hamba dari mereka. Jika tidak hamba akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benih hamba dengan benih isterinya.
Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua kerana kealpaan ibu bapanya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, hamba yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah rasa kenyang."

Soalan Nabi s.a.w :
"Dengan jalan apa boleh menolak tipu daya engkau?"
Jawab Iblis:
"Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis kesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air sembahyang, maka padamlah marahnya."

Soalan Nabi s.a.w :
"Siapakah orang yang paling engkau lebih suka?"
Jawab Iblis:
"Lelaki dan perempuan ! yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situ lah hamba mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."

Soalan Nabi s.a.w :
"Hai Iblis ! Siapa pula yang bersekutu dan bersekedudukan dengan engkau ?"
Jawab Iblis:
"Iaitu apabila bertemu lelaki dengan perempuan muda,maka hamba duduk pada leher perempuan-perempuan muda itu, hamba hiaskan mukanya dengan jelingan dan senyuman yang menarik hati. Apabila dipandang belakangnya maka terpandang lehernya yang halus dengan pinggang dan punggung yang bergerak-gerak yang membangkitkan nafsu.
Manakala di pandang depannya, hamba hiaskan dadanya dengan bergerak-gerak kedua kuntum yang melekat pada dadanya, lalu hamba panah pada jantung hati keduanya atau salah satu daripadanya hingga bergerak-gerak keinginan nafsu syahwatnya. Apabila orang tersebut tidak memelihara hatinya, nescaya tidak terpeliharalah farajnya (kemaluannya). Sesiapa yang tidak memelihara kemaluannya nescaya tiadalah terpelihara imannya".

Soalan Nabi s.a.w:
"Hai Iblis ! Dimana tempat engkau diam ?"
Jawab Iblis:
"Iaitu pada rumah-rumah berhala dan pada batu, Kayu dsb. Apabila mereka menyembah selain daripada Allah, maka hamba cenderungkan hati mereka supaya bertambah yakin pada perbuatan yang syirik. Berapa ramai umat tuan yang telah hamba pesongkan masuk ke rumah berhala Majusi dan Hindu itu menunjukkan bertapa nipisnya iman mereka".

Soalan Nabi s.a.w :
"Hai Iblis ! Siapakah yang menyokong engkau ?“
Jawab Iblis:
"Iaitu orang yang tidak bertaubat dan suka Ketawa ketika berbuat dosa itu. Ya Nabi Allah ! Sesungguhnya telah hamba binasakan sekelian manusia dengan mengerjakan dosa daripada pelbagai maksiat, mak abetapa sukanya hamba, tiba-tiba mereka itu mengucap LaIllahillah dan istighfar maka binasalah hamba dengan sebab ucapannyanya itu".
"Lagi satu keuntungan yang besar kepada hamba ialah orang tua dan kanak-kanak yang bersiul itulah anak buah hamba, kerana pada masa hamba dibuang ke dunia hamba mengembara dengan bersiul-siul dan orang yang bersiul itu penghibur Iblis Syaitan".

Soalan Nabi s.a.w :
"Hai Iblis ! Sekarang apakah kesudahan ikhtiar Engkau di atas umatku, kerana Aku telah dibangkitkan ke dunia ini Bagi menyelamatkan sekelian bani Adam daripada kafir kepada iman, dari gelap-gelita kepada terang-benderang".
Jawab Iblis :
"Maka Iblis pun mengangkatkan kepalanya kehadrat Allah katanya : "Ya Rabbi, demi kemuliaan Engkau, sentiasalah hamba Akan berusaha dengan bersungguh-sungguh untuk menarik sekelian Anak Adam kepada berbagai-bagai jalan maksiat. Selama ada nyawa di Dalam batang tubuh mereka itu, hamba jadikan pemuda-pemudi bercampur Berkenalan supaya senanglah hamba mencelah di dalamnya"
Maka firman Allah SWT :
"Hai Malaun (yang dilaknat - Iblis)!Demi kebesaran Ku dan ketinggianKu ! Bahawa Aku sentiasa sediaMengampuni dosa umat Muhammadselagi mereka itu meminta ampunkepada Ku".

Maka kata Iblis :
"Ya Rasulullah ! Bahawasanya hamba sangat hairan Melihat dua macam hal sekelian hamba Allah.
1. Mereka itu mengaku kasih kepada Allah padahal mereka itu . Taat kepada hamba dengan berbuat maksiat
2. Mereka sangat marah kepada hamba tetapi mereka itu mengikut hasutanku.
Maka datang firman Allah :
"Hai Malaun ! Demi kemuliaanKu Dan kebesaranKu, Aku anugerahkan atas umat Muhammad dua kebahagiaan ;
Kasih mereka kepadaKu, Aku jadikan kaffah (penebus dosa) bagi Maksiat mereka kerana perdayaan mereka Marah mereka kepada engkau (IBLIS) . Aku jadikan kaffah (penebus dosa) bagi maksiat mereka kepadaKu"

Setelah itu Rasulullah SAW pun menghalau Iblis. Iblis pergi Dengan hati yang sangat duka cita kerana tipu dayanya telah diketahui Oleh umat Muhammad SAW. SEMOGA KITA SENTIASA MENGINSAFI SEGALA TIPU DAYA IBLIS INI DAN DIHARAP DAPAT MENYAMPAIKANNYA KEPADA SELURUH UMAT ISLAM DARI SEMASA KE SEMASA.....

Rasulullah s. a. w. bersabda, "Sampaikan dari Ku walau pun sepotong ayat" 

Friday, 5 August 2011

KELEBIHAN BULAN RAMADAN




  • Daripada Anas (r.a), Katanya: Bersabda Nabi (s.a.w) : Tiada daripada seorang hamba apabila melihat ia sehari bulan Ramadan lantas dia memuji Allah  ( kerana kedatangan bulan rahmat dengan kelebihan dan keistimewaanya) kemudian dibacanya Al-Fatihah tujuh kali, melainkan diafiatkan Allah daripada sakit matanya pada bulan ini.
  • Kelebihan bulan Ramadan dan keagungannya dengan adanya malam Lailatul Qadar yang dirahsiakan, sehingga mendapat keampunan dan pahala serta darjat dan darjah tertinggi bagi orang yang berjaya mendapatkan malam Lailatul Qadar dengan dipenuhi amal ibadah dan bertaqwa kepada Allah, disamping sembahyangnya yang sunat , istiqfar, tasbih dan berzikir sepenuhnya.
  • Berkata Saidina Ali, Nabi (s.a.w) telah bersabda apabila engkau melihat sehari bulan maka bacalah olehmu "AllahuAkbar" 3 kali, kemudian bacalah :
    1. (Segala kepujian bagi Allah yang telah menjadikan aku dan telah menjadikan engkau, dan telah menentukan bagi engkau pangkat-pangkat (darjah) dan telah menjadikan engkau tanda (kekuasaan) bagi sekalian alam) nescaya bermegah Allah akan Dia dengan malaikat dan firmanNya: Hai malaikat! saksikanlah kamu, bahwa Aku telah merdekakan daripada api neraka, atau dibacakan :



      (Ya Allah, zahirlah Ramadan atas kami dengan keamanan dan keimanan dan dengan keselamatan dan keIslaman, Tuhanku dan Tuhan engkau Allah.)
  • Bersabda Nabi (s.a.w) : Bahawa syurga berlenggang-lenggang ia dan berhias dari setahun ke setahun kerana masuknya bulan Ramadan. Pada awal malam bulan Ramadan bertiup angin di bawah Arasy bergeraklah daun kayu lemah-longlainya di dalam syurga. Terdengarlah desiran daun-daun kayu, hembusan sang bayu syurga yang teramat indahnya.Seni rentak lagunya menawan seluruh perasaan nurani. Maka berhiaslah bidadari sekaliannya lalu berdirilah di atas puncak mercu syurga itu. Lantas bersuaralah bidadari : Adakah orang yang hendak meminang kami kepada Allah, kata bidadari pula: Apakah malam ini namanya? jawab Malek Ridwan (malaikat), Hai bidadari yang cantik manis, inilah malam awal Ramadhan, Lalu Allah berfirman: Hai Ramadan bukalah pintu syurga Bab AlJanan untuk orang-orang yang berpuasa daripada umat Muhammad (s.a.w). Hai Malek Ridwan tutuplah pintu neraka Al-Jahim daripada umat Muhammad (s.a.w), hai Jibrail belenggukan syaitan, lontarkannya ke dalam lautan supaya tidak membinasakan umat Muhammad akan puasanya. Maka berfirman Allah pada tiap-tiap malam Ramadan tiga kali : Adakah orang yang meminta ampun? Akan Aku ampunkan!
  • Pada malam Lailatul Qadar menyuruh Allah Ta'ala akan Jibrail Alaihisalam turun ke bumi, lalu turunlah Jibrail ke dalam perhimpunan malaikat ke bumi bersamanya bendera hijau lalu dipacakkan ke atas Kaabah, baginya 600 sayapnya , setengahnya tiada dibuka keduanya, melainkan pada malam Lailatul Qadar baharulah dibukakan keduanya, hingga sampai dari timur ke barat ( Musyriq Ke Maghrib ). Untuk menyelamatkan umat Muhammad, Lalu memberi salam kepada tiap orang yang berjaga pada malam Lailatul Qadar beribadah kerana mencari keredaan Allah, dan orang-orang yang duduk beribadah, orang yang sembahyang dan berzikir dan berjabat tangan sesama mereka mukmin dan mengucap amin doa orang-orang mukmin hingga terbit fajar subuh....... berkata para malaikat kepada Jibrail , apakah Allah berikan pada hajat orang mukmin dari umat Muhammad (s.a.w)  pada bulan Ramadan ini? Berkata Jibrail bahawasanya Allah menilik kepada  umat Muhammad yang berpuasa dan beribadah padanya dan dimaafkan mereka, diampunkan dosa-dosa mereka, melainkan empat orang yang tiada diampunkan dosanya: yaitu orang yang kekal minum arak, orang yang derhakakan ibubapanya, orang yang memutuskan sillaturrahim dan orang yang tidak bercakap dengan saudaranya lebih dari 3 hari.
  • Apabila pada malam akhir Ramadan dinamakan malam persalinan. Pada malam hari raya Aidilfitri didatangkan Allah malaikat kepada tiap-tiap negeri turunlah mereka ke bumi, berdiri pada permukaan jalan menyeru dengan suara yang kuat, semua mendengarnya kecuali jin dan manusia berkata mereka, hai umat Muhammad keluarlah kamu menghadap tuhan yang amat mulia (sembahyang raya di pagi raya) yang memberi pemberian yang berpanjangan dan mengampun akan dosa-dosa yang besar. Apabila tibalah umat Muhammad ke tempat sembahyang, firman Allah kepada maliakat : Hai malaikatKu, apakah balasan orang yang mengambil upah apabila selesai kerjanya ? Jawab malaikat , hai Tuhan kami, sempurnakanlah upahnya! Firman Allah bahawa Aku saksikan kamu hai malaikatku, telah aku jadikan pahala mereka dari puasa mereka pada bulan Ramadan mereka mendirikan sembahyang, ialah keredaanKu dan keampunanKu kepada mereka! Maka firmannya lagi : Hai segala hambaku, pohonlah kamu kepada ku, maka demi ketinggianku dan kebesaranku, tiada memohon kepadaku hari ini akak sesuatu bagi agamamu dan duniamu, melainkan Aku kurniakan kepadamu! (Al-Hadith).
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Diberi kepada umatku lima perkara yang belum pernah diberi kepada umat-umat dahulu sebelumnya :
    • a) Bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada kasturi di sisi Allah
    • b) Segala perbelanjaan dan derita lapar selama puasanya adalah syurga balasannya.
    • c) Diampunkan dosa-dosa mereka pada malam Lailatul Qadar.
    • d) Amalan yang dilakukan pada bulan Ramadan digandakan kepada 10 hingga 700 kali ganda, melainkan puasa maka ianya bagiKu, Aku balas kepadanya yang berkuasa menahan syahwatnya, makan minumnnya kerana Aku.
    • e) Dan mereka dikurniakan nikmat kepada mereka keseronokkan ketika berbuka dan ketika menemui tuhan di akhirat.(Al-Hadith)
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Menunaikan yang sunat diberi balasan pahala fardhu, dan amal fardhu diberi balasan 70 kali ganda. Bulan puasa adalah bulan sabar (sabar dalam berbuat taat kepadaNya.), dan sabar itu adalah syurga balasannya bulan ini dilebihkan rezeki kepada hambanya orang mukmin, diampunkan baginya dosa-dosa. Barang siapa memberi makan kepada orang berpuasa pahalanya seperti memerdekakan hamba dan diampunkan dosanya, berkata sahabat : Bagaimana kami tak sanggup memberi makan orang yang berpuasa (berbuka puasa) ya Rasullullah - Allah memberi pahala ini kepada orang yang memberi seteguk susu atau sebiji kurma atau segelas air, barang siapa kenyangkan orang berpuasa diampunkan Tuhan dosanya, diminumkan Tuhan dari kolam Hudh sejenis minuman yang tiada dahaga lagi kemudiannya hingga masuk ia ke syurga dan pahalanya seperti pahala orang berpuasa. (Al-Hadith)
  • Puasa menurut segala yang disuruh dan menjauh segala pantang larangannya, diampunkan dosanya, dan bertasbih, bertahlil dibinakan rumah indah dalam syurga.
  • Barang siapa hadir ke dalam majlis zikir pada bulan Ramadan, ditulis tiap langkahnya ibadat setahun, dan pada hari Qiamat bersamaku di bawah Arasy. Siapa tetap berjemaah dalam bulan puasa didirikan kota bercahaya indah, cemerlangnya , dan yang berbakti kepada ibubapanya Allah memandang rahmat kepadanya, dan isteri yang berbuat sesuatu mencari keredaan suaminya, maka pahala yang besar Allah kurniakan kepadanya , seperti Siti Maryam dan siapa yang menyampaikan hajat orang mukmin, Allah menunaikan seribu hajatnya, dan siapa bersedekah kepada fakir miskin (yang ada anak isteri) tiap langkah dikurniakan kepadanya seribu kebajikan, dihapuskan seribu kejahatan dan diangkatkan seribu darjat baginya. (Al-Hadith).
  • Orang yang sembahyang bulan Ramadan tiap sekali sujud, dikurniakan kepadanya 1700 kebajikan, dan dibinakan rumah didalam syurga daripada permata bagi orang yang berpuasa dan beribadat, 75000 malaikat meminta ampun baginya dari pagi hingga tenggelam matahari, dan dibina sebuah mahligai baginya . (Al-Hadith)
  • Pada hari Qiamat, Allah memerintah Malek Ridwan supaya dikeluarkan orang-orang berpuasa daripada kuburnya dengan keadaan lapar dan dahaga, lalu disuruh Malek Ridwan berikan segala keinginan mereka dari segala macam makanan dan minuman syurga. Maka Malek Ridwan memerintah kepada anak-anak membawa talam-talam makanan , minuman dan buah-buahan. Sebagai balasan berlapar di bulan Ramadan. (A-Hadith)
  • Orang mukmin yang tidur dalam bulan puasa kerana puasa Ramadan, dia membalikkan badannya sambil meyebut Allah! maka kata malaikat kepadanya : Rahimakallah (Allah Mencucuri Rahmat kepada kamu.)
    • - Apabila  dia berdiri maka berdoalah hamparannya :  (Wahai Tuhanku, kurniakanlah kepadanya hamparan permaidani  tebal kepadanya di dalam syurga)
    • - Apabila memakai pakaian , berdoalah pakaian (Wahai Tuhanku, kurniakan kepadanya pakaian syurga)
    • - Apabila memakai kasut, berdoalah kasut  (Wahai Tuhanku, tetapkanlah atas titian Siratul Mustaqim!)
    • - Apabila memegang timba berdoalah pula timba : (Wahai Tuhanku kurniakan kepadanya gelas syurga!)
    • - Apabila mengambil air sembahyang , berdoalah air itu : (Wahai Tuhanku sucikannya daripada segala dosa dan kesalahan!)
    • - Apabila berdiri sembahyang , berdoalah rumahnya:  ( Wahai Tuhanku cahayakanlah kuburnya dan luaskanlah , lapangkanlah kuburnya!)
    • Serta menilik Allah kepadanya , maksudnya : HambaKu berdoa dan Aku menerima! (Al-Hadith)
  • Malaikat yang banyak muka bersujud kepada Allah pada hari Qiamat, satu muka sujud , satu muka melihat syurga, satu muka melihat neraka, satu muka melihat Arasy , lalu berkata malaikat itu : Wahai Tuhanku , ampunlah umat Muhammad, kasihanilah mereka! janganlah disiksa orang yang berpuasa Ramadan dari umat Muhammad! (Al-Hadith)
    • Keredaan Allah (bagi orang yang taat)
    • Keampuan Allah (bagi orang yang maksiat)
    • Jaminan Allah (bagi orang yang taat)
    • Kejinakan Allah (bagi orang yang tawakkal)
    • Anugerah Allah (bagi orang yang benar).
      • Ramadan, Ramada, ertinya : membakar - yakni menghapuskan dosa dosa orang yang berpuasa dan beribadat bulan Ramadan.
      • Ramadan ertinya bulan mendapatkan keredhaan Allah dan keampunan bagi hambaNya. Orang yang mendapat keredhaan dan keampunan Allah bererti memberi jaminan (kerana ibadatnya pada bulan mulia dengan penuh taat) mendapat syurga anugerah Allah bagi hambaNya yang benar benar melakukan ibadat kerana Nya pada bulan Ramadan termulia ini dengan ganjaran pahala sehingga seribu kali ganda dan keampunan yang banyak sekali, teristimewa pada malam Lailatul Qadar.
    • "Bahawa di dalam syurga terdapat bilik bilik, dilihat dari luar nampak di dalamnya dan dilihat dari dalam kelihatan di luarnya, berkata sahabat : untuk siapakah ya Rasulullah? Lantas Baginda menjawab : Ialah bagi orang yang baik percakapannya, bagi orang yang memberi makan makanan, bagi orang yang sentiasa berpuasa, bagi orang yang sembahyang di tengah malam sedang manusia banyak tidur." (Al Hadith)
    •  
    • "Semulia mulia sedeqah ialah sedeqah pada bulan Ramadhan." (Al Hadith)
    • "Puasa itu perisai dan sedeqah itu memadam kesalahan dosa sepertimana air memadamkan api." (Al Hadith)
    • "Siapa memberi makan ( berbuka puasa) kepada orang puasa makan baginya seumpama balasan pahala orang yang berpuasa dengan tidak kurang sedikitpun ." (Al Hadith)
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Tiada daripada seorang hamba berpuasa Ramadan, diam tiada berkata yang sia sia dan daripada yang haram dan yang makruh, dan sentiasa menyebut Allah (berzikrullah), menghalalkan yang dihalalkan Allah, mengharamkan akan yang diharamkan Allah, tiada mengerjakan kejahatan, melainkan sehingga berakhir Ramadan, telah diampunkan baginya segala dosanya, dan tiap tasbih, tiap tahlil, dibinakan sebuah rumah yang terindah di dalam syurga daripada permata zamrud, di dalamnya daripada yaqut merah indah, di dalam rangka permata itu (yaqut) terdapat sebuah khemah, di dalamnya terdapat bidadari ( hurul ain isteri syurga). Terhias dengan permata bercahaya indah yang menerangkan bumi seluruhnya.(Al Hadith)
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Bahawasanya bagi Allah beberapa kejadianNya, dijadikan mereka supaya menyampaikan segala hajat orang dan supaya orang meminta tolong kepada Nya, pada menyempurnakan segala hajat yang diperlukan, mereka itulah orang yang aman daripada siksa Allah (Riwayat At Tibrani) (Al-Hadith)
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Bahawa pintu langit dan pintu syurga dibuka pada awal Ramadan hingga akhir malam Ramadan, tiap orang yang bersembahyang pada malamnya dituliskan baginya tiap satu sujud 1700 kebajikan, dibina rumah baginya di dalam  syurga daripada yaqut merah indah, baginya 70 pintu daripada emas yang bertatah yaqut permata yang merah, orang yang berpuasa pada awal Ramadan diampunkan segala dosanya  hingga ke akhir bulan Ramadan, dibinakan baginya tiap tiap hari sebuah mahligai di dalam syurga, mempunya 1000 pintu daripa emas, dan meminta ampun baginya 70 000 malaikat  dari pagi  hingga tenggelam matahari (Al Hadith)
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Kelebihan hari Jumaat pada bulan Ramadan atas segala hari yang lainnya seperti kelebihan Ramadan atas segala bulan (Al Hadith)
  • Barangsiapa mengerjakan ibadat pada bulan Ramadan dengan keimanannya dan ikhlasnya kerana Allah, maka di ampunkan segala dosanya yang telah lalu (Al Hadith)
  • Sabda Nabi (s.a.w) : Tidur orang yang berpuasa itu adalah ibadat, dan nafasnya itu adalah tasbih, doanya itu mustajab, dosanya diampunkan Allah, dan amal ibadatnya dilipatgandakan . (Al Hadith)
  • Apabila berakhir bulan Ramadan, menangis wali-wali Allah kerana terpisahnya bulan yang paling mulia yang digandakan ibadat berlipatkali ganda daripada bulan bulan yang lainnya, bulan Allah mudah menerima ampun taubat hambaNya, bulan yang banyak sekali diturun rahmat ke alam, bulan yang terdapat padanya malam Lailatul Qadar, suatu rahmat dan rahsia yang dikurniakan kepada hamba hamba Nya yang  salihin, yang tidak terdapat pada bulan bulan yang lainnya. Mereka menangis kerana belum tentu akan dapat menemui bulan termulia ini pada tahun tahun hadapan, kiranya dipanjangkan umur.
  • Apabila berakhirlah malam bulan Ramadan, menangislah tujuh petala langit dan tujuh petala bumi, dan segala malaikat, jerana berlalu Ramadan berlalulah kelebihan, sebab musibah bagi umatku, dan duduk segala malaikat bagi musibah, orang bertanya : Ya Rasullullah, apa itu musibah ? Jawab rasullullah (s.a.w), Kerana segala doa padaNya itu mustajab, sedakah makbul, segala kebajikan digandakan dan siksa kubur diangkatmaka apakah musibah yang terlebih besar daripada ini bagi umatku?! (Al-Hadith)
  • Malam Lailatul Qadar adalah malam rahsia, yang turunnya padanya malaikat Jibrail dan beberapa malaikat dengan perintah Allah. Orang yang berjaga dengan malam ibadatnya untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar yang terahsia itu yang tidak diketahui oleh manusia, hanya orang-orang solihin yang hampir, orang berusaha mendapatkan malam mulia itu dengan berjaga malam pada sepuloh malam Ramadan yang terakhir maka diampunkan tuhan segala dosanya. Di pahalakannya dengan banyak , dirahmatkannya dengan limpah kurnia. Dan orang-orang solihin yang dikurniakan Allah mendapat malam Lailatul Qadar itu satu keberuntungan kebahagiaan bagi akhirat, mendapat keampunan dan rahmat terbesar, mendapat pimpinan Allah dalam hatinya, mendapat keredaan Allah dalam hidupnya dunia dan akhirat.
  • Malam Aidilfitri, malam raya, disunatkan kepada kita berjaga malam, beribadah, bertakbir "AllahuAkbar" sepanjang malamnya. Akan mendapat keampunan yang banyak, pahala yang besar, rahmat Allah tercurah kepadanya. Siapa yang menghidupkan dua malam raya (AidilFitri & AidilAdha) dengan ibadatnya dan takbirnya , tiada dimatikan hatinya pada hari yang dimatikan segala hati. (Al-Hadith).

Petikan dari buku Fadilat Rejab, Syaaban, Ramadan oleh Budiman Radhi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...